Prasetyo Rahastu ™
Moderator, 47 kali posting

Posting:
Rabu, 27 Mei 2009, 13:15:11
Tgl Daftar:
Jumat, 25 Juli 2008, 05:14:26
Login Terakhir:
Rabu, 1 September 2010, 19:52:09
|
3 Tahun Gempa jogja (27 Mei 2006)

Gempa bumi Yogyakarta
Mei 2006 adalah peristiwa gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang
lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan
5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter.
Korban
tewas menurut laporan terakhir dari Departemen Sosial Republik
Indonesia pada 1 Juni 2006 pukul 07:00 WIB, berjumlah 6.234 orang[2]
dengan rincian: Yogyakarta 165 jiwa, Kulon Progo 26 jiwa, Gunung Kidul
69 jiwa, Sleman 326 jiwa, Klaten 1.668 jiwa, Magelang 3 jiwa, Boyolali
3 jiwa, Purworejo 5 jiwa, Sukoharjo 1 jiwa dan korban terbanyak di
Bantul 3.968 jiwa. Sementara korban luka berat sebanyak 33.231 jiwa dan
12.917 lainnya menderita luka ringan. Kabupaten Bantul merupakan daerah
yang paling parah terkena bencana. Informasi menyebutkan sebanyak 7.057
rumah di daerah ini rubuh.
Lokasi gempa menurut Badan Geologi
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia terjadi di
koordinat 8,007° LS dan 110,286° BT pada kedalaman 17,1 km. Sedangkan
menurut BMG, posisi episenter gempa terletak di koordinat 8,26° LS dan
110,31° BT pada kedalaman 33 km.itu di release sesaat terjadi gempa.
Setelah data dari berbagai Stasiun yang dipunyai jejaring BMG dan
dilakukan perhitungan, update terakhir BMG menentukan pusat gempa
berada di 8.03 LS dan 110,32 BT(update ke tiga) pada kedalaman 11,3 Km
dan kekuatan 5.9 SR Mb (Magnitude Body) atau setara 6.3 SR Mw
(Magnitude Moment).USGS memberikan koordinat 7,977° LS dan 110,318 BT
pada kedalaman 35 km. Hasil yang berbeda tersebut dikarenakan metode
dan peralatan yang digunakan berbeda-beda.
Secara umum posisi
gempa berada sekitar 25 km selatan-barat daya Yogyakarta, 115 km
selatan Semarang, 145 km selatan-tenggara Pekalongan dan 440 km
timur-tenggara Jakarta. Walaupun hiposenter gempa berada di laut,
tetapi tidak mengakibatkan tsunami. Gempa juga dapat dirasakan di Solo,
Semarang, Purworejo, Kebumen dan Banyumas. Getaran juga sempat
dirasakan sejumlah kota di provinsi Jawa Timur seperti Ngawi, Madiun,
Kediri, Trenggalek, Magetan, Pacitan, Blitar dan Surabaya.
Gempa
susulan terjadi beberapa kali seperti pada pukul 06:10 WIB, 08:15 WIB
dan 11:22 WIB. Gempa bumi tersebut mengakibatkan banyak rumah dan
gedung perkantoran yang rubuh, rusaknya instalasi listrik dan
komunikasi. Bahkan 7 hari sesudah gempa, banyak lokasi di Bantul yang
belum teraliri listrik. Gempa bumi juga mengakibatkan Bandara Adi
Sutjipto ditutup sehubungan dengan gangguan komunikasi, kerusakan
bangunan dan keretakan pada landas pacu, sehingga untuk sementara
transportasi udara dialihkan ke Bandara Achmad Yani Semarang dan
Bandara Adisumarmo Solo.
Gedung-gedung yang rusak parah
- Mall Saphir Square mengalami kerusakan parah di lantai 4 dan 5.
Tembok depan Mall lantai tersebut roboh hingga berlubang, kanopi teras
Mall ambruk dan menimpa teras Mall yang sebagian ikut roboh.
- Mall Ambarukmo Plaza, yang saat itu belum lama dibuka, mengalami
kerusakan tak terlalu parah. Beberapa bagian tembok terlihat
retak-retak dan terkelupas.
- GOR Universitas Ahmad Dahlan mengalami kerusakan parah. Atap GOR roboh dan hanya tersisa tembok di sisi-sisinya.
- STIE Kerja Sama di Jl. Parangtritis rusak sangat parah.
- ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta, Jl. Parangtritis Km.6,5 kerusakan sangat parah.
Situs kuno dan lokasi wisata yang rusak
- Candi Prambanan
mengalami kerusakan yang cukup parah dan ditutup sementara untuk
diteliti lagi tingkat kerusakannya. Kerusakan yang dialami candi
prambanan kebanyakan adalah runtuhnya bagian-bagian gunungan candi dan
rusaknya beberapa batuan yang menyusun candi
- Makam Imogiri
juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa kuburan di Imogiri
amblas, lantai-lantai retak dan amblas, sebagian tembok dan bangunan
makam yang runtuh, juga hiasan-hiasan seperti keramik yang pecah.
- Salah satu bangsal di Kraton Yogyakarta, yaitu bangsal Trajumas yang menjadi simbol keadilan ambruk.
- Candi Borobudur yang terletak tak jauh dari lokasi gempa tak mengalami kerusakan berarti
- Obyek Wisata Kasongan mengalami kerusakan parah saperti Gapura
Kasongan yang patah di kiri dan kanan gapura dan ruko-ruko kerajinan
keramik yang sebagian besar rusak berat bahkan roboh.
Foto Foto:

Saphir Square yg Rusak Parah


Semoga kejadian Ini tidak terulang lagi,,,,
   

Sumber: Wikipedia Indonesia |
Muhammad Izzudin
Rajin sekali, 14 kali posting

Posting:
Jumat, 29 Mei 2009, 16:15:56
Tgl Daftar:
Jumat, 10 April 2009, 23:26:40
Login Terakhir:
Senin, 23 Agustus 2010, 15:19:59
|
kejadian inikah yang membuat kita mengalami perpecahan???
kita berharap kelak jika terjadi hal-hal seperti ini,
sudah slayaknya kita berbuat dengan benar tanpa ditunggangi oleh kepentingan pribadi...
ini semua menjadikan pelajaran yang sangat berarti bagi kita... |